Secara default Windows (Win XP Pro dan 2000) sebenarnya juga mengurangi bandtwith kita sebesar 20%, 20% ini digunakan window untuk mendownload update untuk window.enak aja… ngapain juga update windows Berikut langkah untuk menghilangkan pengurangan bandwidth tersebut :
Klik Start->Run->ketik”gpedit.msc” (tanpa tanda “) Ini akan memunculkan tampilan “Windows Policy”. Kemudian masuk ke : Local Computer Policy–>Computer Configuration–>Administrative Templates–>Network–>QOS Packet Scheduler kemudian di tampilan kanan pilih “Limit Reservable Bandwidth”, disitu tertulis “Not Configured” -> doubel klik (ada tampilan baru, “Limit reservable bandwidth Properties”).
Jika ingin tahu keterangannya buka di bagian “Explain”. Di situ tertulis keterangan windows secara default menggunakan 20% bandwidth kita. Kembali ke “Setting” dan pilih “Enabled” lalu ganti 20 % menjadi 0%.
SALAM DARI LUC1FER dan ADIY Jagoan@DalNet Crew
Tweek Connection
Sakshat, Laptop Rp 100-an Ribu Bikinan India
New Delhi, CyberNews. Kompetisi membuat laptop murah semakin seru. Setelah Profesor Nicholas Negroponte menawarkan laptop murah US$ 100 kini India menawarkan komputer jinjing seharga Rp 100-an ribu!
Laptop ini diharapkan bisa menjembatani adanya digital divide antara yang kaya dan yang miskin. Pemerintah India berhrap laptop murah ini bisa dipakai di 18 ribu sekolah tinggi dan 400 universitas. Laptop ini akan dijual 500 Rupee atau Rp 121.373.
India memang dikenal jago dalam membuat teknologi ultra murah. Tahun lalu, misalnya, Tata Nano, menghasilkan mobil termurah di dunia dengan harga 100 ribu rupee (Rp 24 juta).
Laptop murah itu diberi nama Sakshat. Laptop ini terkait dengan misi nasional pemerintah India senilai 46 miliar Rupee. Dengan laptop ini, pemerintah setempat berharap, terjadi revolusi pendidikan di kalangan siswa. Sejumlah penerbit buku juga setuju dengan program ini. Mereka akan menyumbangkan sebagian teks buku untuk dimasukkan dalam laptop tersebut.
Prabhakar Rao, wakil perwakilan universitas di Andhra Pradesh yang terlibat dalam pembuatan laptop ini mengatakan bahwa India kini sedang mencari hardware dan software yang murah, ujar Rao Rao berharap dengan kehadiran laptop murah dan akses internet murah, banyak siswa yang bis amengakses ebook dan ejournal.
India saat ini jumlah kaum muda usia di bawah 25 tahun jumlahnya separuh dari populasi yang berjumlah 1 miliar orang. Namun, hanya 11 persen yang terhubung ke internet. Angka itu lebih rendah bila dibandingan dengan penetrasi internet di Cina yang persentasinya dua kali lipat. Mereka telah memiliki 180 juta pengguna internet, lima kali dari India.
Laptop dirancang secara keroyokan oleh para peneliti dari berbagai lembaga: Vellore Institute of Technology, Indian Institute of Technology di Madras, Institute Sains di Bangalore, dan perusahaan negara Semiconductor Complex. Laptop ini memiliki RAM 2 Gigaita, akses Wi-Fi, dan agar murah tidak menggunakan sistem operasi Windows.
Para peneliti yakin laptop ini benar-benar akan seharga Rp 100-an ribu. RP Agarwal, pejabat tinggi di kementrian pendidikan India mengatakan laptop ini sebenarnya ongkos produksi satuannya mencapai 1.000 Rupee atau Rp 220 ribu. Tapi karena produksinya massal maka harganya bisa ditekan, katanya.
Cara Mengunci Folder Tanpa Aplikasi Tambahan
Pernah mempunyai file2 penting dan bersifat personal? takut orang selain anda dapat
Cara Mengunci Folder Tanpa Aplikasi Tambahan
menganksesnya? Setelah melakukan googling, saya menemukan sebuah trik di sebuah websitebagus untuk mengunci sebuah folder tanpa menggunakan aplikasi tambahan.
Pada web tersebut dijelaskan penggunaan script batch untuk mengunci dan menyembunyikan sebuah folder dimana dalam folder itulah kita simpan data-data atau file-file prribadi kita.
Kan sudah ada software seperti ini banyak di Internat? Memang betul… namun manusia seperti saya yang begitu ingin mencoba dan terus mencoba, tentunya akan tertarik dengan trik ini. nah… bagi anda yang tertarik mengenai ini, ikuti cara di bawah ini
1. scriptnya bawah ini :
=================================
Quote: cls
@ECHO OFF
title Folder Private
if EXIST “Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}” goto UNLOCK
if NOT EXIST Private goto MDLOCKER
:CONFIRM
echo Are you sure you want to lock the folder(Y/N)
set/p “cho=>”
if %cho%==Y goto LOCK
if %cho%==y goto LOCK
if %cho%==n goto END
if %cho%==N goto END
echo Invalid choice.
goto CONFIRM
:LOCK
ren Private “Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}”
attrib +h +s “Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}”
echo Folder locked
goto End
:UNLOCK
echo Enter password to unlock folder
set/p “pass=>”
if NOT %pass%== LeNK goto FAIL
attrib -h -s “Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}”
ren “Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}” Private
echo Folder Unlocked successfully
goto End
:FAIL
echo Invalid password
goto end
:MDLOCKER
md Private
echo Private created successfully
goto End
:End
================================ (disimpan dalam bentuk *.bat)
Yang perlu dicatat :
* Buka file dengan klik kanan > edit
* Cari bagian “LeNK”, ganti dengan password yang anda inginkan tanpa spasi
* Kemudian klik file > save
* Script ini akan membuat folder bernama Private. Jadi silahkan anda simpan script ini di direktori mana anda akan membuat folder private
2. Setelah menentukan di direktori mana anda akan membuat folder bernama Private, klik 2 kali script ini. maka akan muncul folder bernama Private
3. Masukkan data-data atau file-file anda kedalam sana.
4. Setelah anda rasa cukup, klik 2 kali lagi file lock.bat dan akan keluar jendela yang menanyakan apakah anda ingin mengunci folder atau tidak. Jika iya tekan Y jika tidak tekan N
5. Maka folder akan hilang jika opsi hidden folder dan hidden system anda hidupkan. Jika opsi hidden folder anda hidden system files anda matikan dari folder option, yang muncul adalah folder Private tersebut telah menjadi link menuju Control Panel.
6. Jika anda ingin membuka kembali folder tersebut, klik 2 kali lock.bat maka akan keluar jendela menanyakan password. masukkanlah password yang telah anda ketik di langkah 1 tadi.
7. Selamat mencoba
Merawat Komputer
Berikut ini akan saya jelaskan beberapa tips dalam merawat komputer agar komputer kita selalu bekerja dengan optimal.
1. Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk DefragmenterSaat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.
2. Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi.Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera Anda.
3. Ventilasi yang cukup Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.
4. Pakailah UPS atau stavolt.Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.
5. Tutup / close program yg tidak berguna Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer.
6. Install program antivirus dan update secara berkala Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yg terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda menginstall ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang.
7. Bersihkan Recycle Bin secara rutinSebenarnya file/folder yg kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yg sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet.Caranya jalankan Windows Explorer > klik Recycle Bin > klik File > klik Empty Recyle BinAtau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yg mau dibersihkan > setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.
8. Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitorKarena medan magnet yang ada pada speacker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.
9. Uninstall atau buang program yg tidak bergunaRuang harddisk yg terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak.
10. Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkalaSetidaknya enam bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.
11. Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.(diambil dari berbagai sumber)
Wireless LAN
Teknologi Dasar
Fungsi utama dari Wireless LAN adalah untuk menjangkau wilayah LAN yang sulit dicapai dengan kabel tembaga biasa (copper wire), juga untuk menjangkau pengguna bergerak (mobile-users). Ada empat komponen utama dalam membangun jaringan WLAN ini:
1. Access Point, merupakan perangkat yang menjadi sentral koneksi dari klien ke ISP, atau dari kantor cabang ke kantor pusat jika jaringannya adalah milik sebuah perusahaan. Access-Point berfungsi mengkonversikan sinyal frekuensi radio (RF) menjadi sinyal digital yang akan disalurkan melalui kabel, atau disalurkan ke perangkat WLAN yang lain dengan dikonversikan ulang menjadi sinyal frekuensi radio.
2. Wireless LAN Interface, merupakan device yang dipasang di Access-Point atau di Mobile/Desktop PC, device yang dikembangkan secara massal adalah dalam bentuk PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association) card.
3. Wired LAN, merupakan jaringan kabel yang sudah ada, jika Wired LAN tidak ada maka hanya sesama WLAN saling terkoneksi.
4. Mobile/Desktop PC, merupakan perangkat akses untuk klien, mobile PC pada umumnya sudah terpasang port PCMCIA sedangkan desktop PC harus ditambahkan PC Card PCMCIA dalam bentuk ISA (Industry Standard Architecture) atau PCI (Peripheral Component Interconnect) card.
Secara relatif perangkat Access-Point ini mampu menampung beberapa sampai ratusan klien secara bersamaan. Beberapa vendor hanya merekomendasikan belasan sampai sekitar 40-an klien untuk satu Access Point. Meskipun secara teorinya perangkat ini bisa menampung banyak namun akan terjadi kinerja yang menurun karena faktor sinyal RF itu sendiri dan kekuatan sistem operasi Access Point. Saat ini sistem operasi Access Point dikembangkan dengan dasar prosesor i486 dan RAM 4-8MB.
Komponen logik dari Access Point adalah ESSID (Extended Service Set IDentification) yang merupakan standar dari IEEE 802.11. Klien harus mengkoneksikan PCMCIA cardnya ke Access Point dengan ESSID tertentu supaya transfer data bisa terjadi. ESSID menjadi autentifikasi standar dalam komunikasi wireless. Dalam segi keamanan beberapa vendor tertentu membuat kunci autentifikasi tertentu untuk proses autentifikasi dari klien ke Access Point.
Rawannya segi keamanan ini membuat IEEE mengeluarkan standarisasi Wireless Encryption Protocol (WEP), sebuah aplikasi yang sudah ada dalam setiap PCMCIA card. WEP ini berfungsi meng-encrypt data sebelum ditransfer ke sinyal RF, dan men-decrypt kembali data dari sinyal RF. Enkripsi yang umum dipakai adalah sebesar 40bit dan ada beberapa vendor tertentu yang mengeluarkan WEP sampai 128bit. 2. Spread Spectrum .
Bagaimana data bisa bergerak di udara? Wireless LAN mentransfer data melalui udara dengan menggunakan gelombang elektromagnetik dengan teknologi yang dipakai adalah Spread-Sprectum Technology (SST). Dengan teknologi ini memungkinkan beberapa user menggunakan pita frekuensi yang sama secara bersamaan. SST ini merupakan salah satu pengembangan teknologi Code Division Multiple Access (CDMA). Dengan urutan kode (code sequence) yang unik data ditransfer ke udara dan diterima oleh tujuan yang berhak dengan kode tersebut. Dengan teknologi Time Division Multiple Access (TDMA) juga bisa diaplikasikan (data ditransfer karena perbedaan urutan waktu/time sequence).
Dalam teknologi SST ada dua pendekatan yang dipakai yaitu:
1. Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS), sinyal ditranfer dalam pita frekuensi tertentu yang tetap sebesar 17MHz. Prinsip dari metoda direct sequence adalah memancarkan sinyal dalam pita yang lebar (17MHz) dengan pemakaian pelapisan (multiplex) kode/signature untuk mengurangi interferensi dan noise. Untuk perangkat wireless yang bisa bekerja sampai 11Mbps membutuhkan pita frekuensi yang lebih lebar sampai 22MHz. Pada saat sinyal dipancarkan setiap paket data diberi kode yang unik dan berurut untuk sampai di tujuan, di perangkat tujuan semua sinyal terpancar yang diterima diproses dan difilter sesuai dengan urutan kode yang masuk. Kode yang tidak sesuai akan diabaikan dan kode yang sesuai akan diproses lebih lanjut.
2. Frequency Hopping Spread Spectrum (FHSS), sinyal ditransfer secara bergantian dengan menggunakan 1MHz atau lebih dalam rentang sebuah pita frekuensi tertentu yang tetap. Prinsip dari metoda frequency hopping adalah menggunakan pita yang sempit yang bergantian dalam memancarkan sinyal radio. Secara periodik antara 20 sampai dengan 400ms (milidetik) sinyal berpindah dari kanal frekuensi satu ke kanal frekuensi lainnya.
Pita 2.4GHz dibagi-bagi ke dalam beberapa sub bagian yang disebut channel/kanal. Salah satu standar pembagian kanal ini adalah sistem ETSI (European Telecommunication Standard Institute) dengan membagi kanal dimulai dengan kanal 1 pada frekuensi 2.412MHz, kanal 2 2.417MHz, kanal 3 2.422MHz dan seterusnya setiap 5MHz bertambah sampai kanal 13.
Dengan teknologi DSSS maka untuk satu perangkat akan bekerja menggunakan 4 kanal (menghabiskan 20MHz, tepatnya 17MHz). Dalam implementasinya secara normal pada lokasi dan arah yang sama hanya 3 dari 13 kanal DSSS yang bisa dipakai. Parameter lain yang memungkinkan penggunaan lebih dari 3 kanal ini adalah penggunaan antena (directional antenna) dan polarisasi antena itu sendiri (horisontal/vertikal). Penggunaan antena Omni-directional akan membuat sinyal ditransfer ke seluruh arah (360 derajat).
Teknologi FHSS ditujukan untuk menghindari noise/gangguan sinyal pada saat sinyal ditransfer, secara otomatis perangkat FHSS akan memilih frekuensi tertentu yang lebih baik untuk transfer data. Kondisi ini menjadikan satu keuntungan dibandingkan dengan DSSS.
Teknologi DSSS dan FHSS tidak saling interoperable artinya perangkat DSSS tidak akan bisa melakukan koneksi ke perangkat FHSS dan sebaliknya. Berikut adalah tabel perbandingan DSSS dengan FHSS:
Manakah yang lebih baik? Pertanyaan ini bisa membuat flame-war tersendiri baik di kalangan vendor pembuat perangkat maupun penggunanya. Masing-masing akan berargumentasi produknya yang terbaik, dengan kata lain sulit untuk membandingkan teknologi mana yang lebih baik karena implementasi wireless 2.4GHz penuh dengan trik, di mana trik yang telah dikembangkan di wilayah tertentu belum tentu akan berhasil sempurna diimplementasikan di tempat lain.
Vendor wireless dan produknya yang mengembangkan perangkat spread-spectrum 2.4GHz antara lain:
Cisco Systems Aironet 340 Series
Lucent Technologies Orinoco
3Com AirConnect
Apple Computer AirPort
BreezeCOM BreezeACCESS, BreezeNET PRO 11, and BreezeNET DS.11
Enterasys RoamAbout
Intermec Intermec 2101, 2100, and 2102
Nokia A020, A032
Nortel Networks e-Mobility
Proxim Harmony, RangeLAN-DS, RangeLAN2, Symphony, and Stratum
Symbol Technologies Spectrum24
3. Teknologi Alternatif
Selain teknologi Spread Spectrum dengan metoda DSSS dan FHSS ada beberapa teknologi alternatif lainnya yang masih dikembangkan.
BlueTooth
BlueTooth awalnya dikembangkan untuk mengkoneksikan laptop, PDA (Personal Digital Assistance) dan Telepon Selular secara wireless. Merupakan generasi mendatang jaringan peer-to-peer. Spesifikasi awal BlueTooth disiapkan untuk wireless voice dan transmisi data jarak pendek.
HiperLAN 2
High Performance Radio LAN type 2 adalah broadband wireless yang beroperasi di frekuensi 5Ghz dengan transmisi bisa mencapai 54Mbps. HiperLAN 2 dipromosikan oleh FCC (Federal Communications Commission) dan ETSI Broadband Radio Access Network (BRAN) dan lebih banyak dikembangkan di Eropa.
IEEE 802.11
Standar IEEE 802.11 mengkhususkan pengembangan teknologi lapisan fisik dan link wireless LAN (lapisan 1 dan 2 OSI). Ada 6 standar yang dipakai:
802.11a, 5GHz dengan teknologi OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplex)
802.11b, DSSS pada lapisan fisik dengan transfer data 5.5 sampai 11Mbps.
802.11d, standar kebutuhan fisik (channel, hopping, pattern, MIB snmp)
802.11e, pengembangan aplikasi LAN dengan Quality of Service (QoS), keamanan dan autentifikasi untuk aplikasi seperti suara, streaming media dan konferensi video.
802.11f, rekomendasi praktis untuk Multi-Vendor Access Point Interoperability melalui Inter-Access Point Protocol Access Distribution System Support.
802.11g, standar untuk penggunaan DSSS dengan transfer 20Mbps dan OFDM 54Mbps. Standar ini backward-compatible dengan 802.11b dan bisa dikembangkan sampai lebih dari 20Mbps
4. Istilah
Berikut beberapa istilah yang akan sering dijumpai dalam dunia wireless 2.4GHz:
Broadband:
sebuah tipe transmisi data dengan menggunakan satu media dengan membawa beberapa kanal sekaligus, contohnya TV Kabel.
Bandwidth:
ukuran lebar pita frekuensi yang digunakan dalam sinyal radio, contohnya bandwidth total dari perangkat 2.4GHz adalah 80MHz. Dalam bit rate lebih sering ditujukan untuk menampilkan kecepatan transfer data, misalnya 11Mbps untuk perangkat mutakhir wireless 2.4GHz.
Bit-rate:
kecepatan bit data yang ditransmisikan ke lapisan fisik (dalam konteks lapisan OSI), sering juga disebut sebagai signalling rate, sedikit berbeda dengan arti throughput. Throughput umumnya merupakan hasil akhir pengetesan sebuah koneksi dengan data yang besar dan dalam waktu yang tidak singkat.
Carrier:
frekuensi dasar yang digunakan oleh sistem. Proses modulasi akan menghasilkan sinyal tengah dari lebar pita bandwidth yang tersedia.
Carrier-Sense:
pengecekan transmisi ke media yang ada untuk menentukan proses transmit, umumnya dengan mengukur tingkat kekuatan sinyal yang diterima.
CDMA:
Code Division Multiple Access, teknik yang digunakan untuk membagi bandwidth yang sama ke dalam kanal yang berbeda dengan menggunakan urutan kode.
CSMA:
Carrier Sense Multiple Access, penggunaan carrier sense untuk mengakses media. Merupakan salah satu metoda utama dalam jaringan ethernet.
CSMA/CD:
CSMA Collision Detection, sebuah metoda dalam ethernet dengan terlebih dahulu mendeteksi tumbukan/tabrakan (collision).
CSMA/CA:
CSMA Collision Avoidance, sebuah metoda dalam wireless LAN dengan menghindari tumbukan.
Cell:
sel, kumpulan node dalam area yang sama yang bisa saling berkomunikasi, node yang berada di luar jangkauan harus dibentuk sebuah sel baru.
Channel:
kanal, dalam istilah radio merupakan sinonim dari lebar frekuensi tertentu. Bisa juga merupakan sebuah koneksi stream dari satu titik ke titik lain (bisa satu atau banyak), contoh sederhananya adalah channel TV.
dB
(decibel): merupakan ekspresi logaritmik dari sebuah nilai. Digunakan dalam menyatakan kekuatan sinyal (signal strength) dengan ekspresi dBm (decibel-miliWatt: referensi 1mWatt setara dengan 0dBm). Perbedaan antara dua nilai dinyatakan dalam dB (tanpa m).
Fading:
variasi dalam kinerja kanal terhadap perubahan lingkungan, mengakibatkan perubahan dalam kekuatan penerimaan sinyal.
FEC:
Forward Error Correction, sebuah teknik yang digunakan dalam menanggulangi kesalahan yang dibuat dalam kanal yang banyak gangguan/noise dengan menambah bit redundancy dalam transmisi data.
Modem:
Modulator Demodulator, dalam perangkat radio adalah bagian yang mengkonversikan data bit ke dalam modulasi radio. Secara umum adalah perangkat yang mengkonversikan digital ke analog dan sebaliknya.
Modulasi:
sebuah teknik yang mengkodekan informasi dalam frekuensi radio. Ada dua teknik yang sering dipakai yaitu modulasi amplitudo (AM - merubah kekuatan gelombang) dan modulasi frekuensi (FM - merubah waktu frekuensi).
Noise:
sinyal yang tidak dibutuhkan oleh perangkat radio, bisa berupa sinyal background, sinyal interferensi maupun transmisi di luar jaringan.
Roaming:
kemampuan berpindah sel dalam satu jaringan.
SNR:
Signal to Noise Ratio, perbedaan kekuatan sinyal yang diharapkan terhadap sinyal noise ataupun sinyal yang tak diinginkan.
ISM:
Industrial Scientific Medical, konteks implementasi dari sebuah teknologi. Frekuensi ISM berada pada 900MHz, 2.4GHz dan 5GHz. Untuk kepentingan ISM secara internasional frekuensi tersebut dibebaskan tanpa perlu lisensi khusus.
Bridge:
merupakan perangkat yang menghubungkan jaringan dengan jaringan (bisa sama atau berbeda). Perangkat wireless LAN umumnya difungsikan sebagai bridge.
BSS:
Basic Service Set, merupakan kondisi yang diimplementasikan di perangkat Access Point, seluruh node melakukan transmisi ke Access Point, dan disebar ke node lain.
IBSS:
Independent BSS, merupakan bentuk sederhana wireless LAN yang terdiri dari beberapa node yang masing-masing bisa saling melihat yang lain (peer-to-peer) dan tidak ada yang bertindak sebagai Access-Point.
Ad-hoc:
merupakan istilah lain dari IBSS
Sejarah Virus Komputer
VIRUS adalah suatu aplikasi yang dapat mereplikasi diri dalam suatu jaringan komputer, bersifat merusak dan memiliki kemampuan untuk menginfeksi file lain menjadi memiliki sifat-sifat yang sama seperti dirinya. Virus akan mengubah ukuran program yang terinfeksi tanpa mengubah tanggal modifikasi suatu aplikasi.
Sejarah virus :
* Pada tahun 1949, John von Newman, yang menciptakan Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC), memaparkan suatu makalahnya yang berjudul “Theory and Organization of Complicated Automata”. Dalam makalahnya dibahas kemungkinan program yang dapat menyebar dengan sendirinya.
* Tahun 1960, para ahli di lab BELL (AT&T) -sebuah labolatorium terbesar di dunia yang telah menghasilkan banyak hal dalam dunia komputer- mencoba mengimplementasikan teori yang diungkapkan oleh john v neuman. Mereka bermain-main dengan teori tersebut untuk suatu jenis game. Di sela-sela waktu Istirahat mereka, para peneliti membuat permainan dengan suatu program yang dapat memusnahkan program buatan lawan, kemampuan membenahi dirinya sendiri lalu balik menyerang kedudukan lawan. Program permainan ini juga dapat memperbanyak dirinya secara otomatis. Perang program ini disebut Core War, pemenangnya adalah pemilik program sisa terbanyak dalam selang waktu tertentu. Karena sadar akan bahaya program tersebut bila bocor keluar laboratorium (terutama sekali karena C dan C++ adalahsalah satu pemrograman bahasa tingkat tinggi - mudah dipelajari), maka setiap selesai permainan, program tersebut selalu dimusnahkan.
* Tahun 1970, perusahaan Xerox memperkenalkan suatu program yang digunakan untuk membantu kelancaran kerja.
* 1980, Program yang tadinya dipergunakan sebagai permainan ’berbahaya’ tersebut akhirnya keluar dari lab, menyebar diluar lingkungan laboratorium, dan mulai beredar di dunia cyber.
* 1981, Sebuah Virus yang bernama sama dengan pembuatnya, Elk Cloner, lahir di di TEXAS A&M. Menyebar melalui disket Apple II yang memiliki operating system. Sang perusak ini mendisplay pesan di layar : "It will get on all your disks-It will infiltrate your chips–yes it is Cloner!-It will stick to you like glue-It will modify RAM too-send in the Cloner!"
* 3 November 1983, Len Adleman meresmikan nama ”VIRUS” dalam sebuah seminar yang membahas cara membuat virus and memproteksi diri dari virus.
* 1986, Virus Brain (dikenal juga dengan nama virus Pakistan) menyebarluas di Indonesia, merupakan Virus paling menggemparkan dikala itu. Karena penyebarannya yang luar-biasa itulah tahun ini justru disebut-sebut oleh sebagian orang Indonesia sebagai awal munculnya Virus komputer. Kelahiran virus ini juga bersamaan dengan [PC-Write Trojan] dan [Vindent].
* Tahun 1988, muncul serangan besar-besaran terhadap Machintosh oleh virus [MacMag] & [scores]. Di tahun ini pula jaringan Internet dihajar habis-habisan oleh worm buatan Robert Morris, Jr, seorang mahasiswa Ilmu Komputer Cornell.
* Tahun 1989 ada orang iseng yang menyebarkan file "AIDS information program" dan celakanya, begitu file ini dibuka, yang didapat bukannya info tentang AIDS, tapi virus yang mengenkripsi harddisk dan meminta bayaran untuk kode pembukanya.
* Tahun 1990 Bulgarian virus exchange factory (VX) BBS didirikan. Tips-trik pembuatan virus computer disebarkan melalui BBS ini. Mark Ludwig menulis sebuah buku yang berjudul “The Little Black Book of Computer Viruses”. Dalam buku tersebut dibahas langkah-langkah pembuatan virus komputer.
* Tahun 1991, virus polymorphic pertama lahir. Virus yang diberi nama Tequila ini datang dari Switzerland.
* Tahun 1992, muncul virus mematikan yang sempat membuat panik para pengguna komputer. Virus tersebut diberi nama Michelangelo. Namun penyebaran virus ini kurang begitu meluas (hanya memakan sedikit korban).
* Tahun 1995 muncul serangan besar-besaran. Perusahaan-perusahaan besar dilumpuhkan, diantaranya Griffith Air Force Base, Korean Atomic Research Institute, NASA, IBM dan masih banyak PERUSAHAAN RAKSASA lain yang dianiaya oleh virus "THE INETRNET LIBERATION FRONT" di hari ~Thanksgiving~. Karena keberanian dan kedahsyatan serangan itu, tahun 1995 dijuluki sebagai tahunnya para Hacker dan Cracker. Di tahun ini juga lahir Concept, virus macro pertama yang menyerang dokumen Microsoft Word.
* 1996, Boza, virus pertama yang ditujukan khusus untuk Windows 95 terlahir. Muncul juga Laroux, virus pertama yang menginfeksi MS Excel. Tahun ini juga merupakan Staog, Virus pertama yang menginfeksi Linux.
* 1998, Lahir Strange Brew, merupakan Virus Java pertama. Lahir juga Back Orifice, Trojan pertama yang menyebarluas, memungkinkan user tidak sah untuk mengendalikan komputer lain melalui internet.
* 1999, Kombinasi virus&worm dengan nama yang sangat manis terlahir: Melissa. Melissa merupakan perpaduan virus macro dan worm yang menyebarluas melalui email dengan memanfaatkan kelemahan Outlook. Muncul juga Corner, virus pertama yang menginfeksi MS Project files.
* Tahun 2000, Muncul Serangan Denial of Service (DoS) yang melumpuhkan Yahoo, Amazon dan situs-situs raksasa lainnya yang diakibatkan oleh worm. Worm bernama Love Letter melumpuhkan e-mail systems di penjuru dunia. Worm Timofonica mengacaukan jaringan telepon Spanyol. Liberty, worm pertama yang menyerang PDA terlahir. Pirus, dari keluarga virus concept menginfeksi file-file HTML and PHP.
* Tahun 2001, kembali dunia harus menghadapi sederetan serangan worm. Gnuman (Mandragore) terlahir. Worm ini menyamar sebagai file MP3. Winux, worm yang menyerang mesin Windows dan LINUX, hadir dari Czech Republic.
* Tahun 2002, LFM-926, lahir virus pertama yang menginfeksi file Shockwave Flash (.SWF). Menampilkan pesan saat file tersebut jalankan: "Loading.Flash.Movie..”
* Tahun 2003, Worm Blaster mengexploitasi kelemahan RPC DCOM pada windows. Kembali dunia menghadapi serangan besar-besaran. Sobig-F dicatat sebagai virus yang paling sukses menyebar.
* Mei 2004, jaringan internet dunia dikacaukan oleh worm SASSER.
* Tahun 2005-2007 varian-varian baru Bagle menyebarluas, namun kemudian meredup karena pembuatnya tertangkap. Penyebaran NETSKY juga mengalami peningkatan sesaat dan hanya lahir sedikit varian-varian baru. Di tahun-tahun ini tidak begitu banyak Virus & Worm baru yang cukup menggemparkan di kalangan dunia seperti para pendahulunya kecuali serangan-serangan virus lokal.
* Tahun 2005 ini tampaknya para Underground Programmer dunia memfokuskan diri pada SPYWARE.
Jenis-Jenis Virus Komputer :
Berdasarkan tehnik pembuatannya, virus dikelompokkan menjadi 3 :
1. Virus yang ditulis dengan Compiler
Jenis virus inilah yang pertamakali muncul dan hingga kini terus berkembang. Virus ini merupakan virus executable yang dapat langsung dijalankan karena mengalami proses kompilasi.
2. Virus Makro
virus Macro adalah virus yang memanfaatkan fasilitas pemrograman modular pada suatu program aplikasi tertentu. Tujuan dari fasilitas pemrograman modular ini adalah untuk memberikan suatu kemudahan serta membuat jalan pintas bagi aplikasi tersebut. Misalnya saja yang terdapat pada Microsoft Word, Excel, Power Point dan lain sebagainya.
3. Virus Script
Awalnya lebih dikenal dengan virus batch karena dulu terdapat pada file batch yang ada pada DOS. Namun sekarang hal ini telah berganti menjadi script karena bahasa yang dipergunakan mulai beragam. Virus jenis ini biasanya menumpang pada file-file HTML dan dibuat dengan menggunakan fasilitas script seperti Javascript dan Vbscript. Ada juga yang dikode dengan menggunakan PHP.
Sedangkan berdasarkan perilakunya, secara umum virus dikelompokkan kembali menjadi:
1. Virus Boot Sector
Virus jenis ini akan memindahkan atau menggantikan boot sector asli dengan program booting virus sehingga saat terjadi booting maka virus akan di load kememori dan selanjutnya virus akan mempunyai kemampuan mengendalikan hardware standar seperti monitor, prontaer dan lain sebagainya.
2. Stealth Virus
Virus ini akan menguasai tabel tabel interupt pada DOS yang sering kita kenal dengan "Interrupt interceptor".
3.Polymorphic Virus
Virus ini Dirancang buat mengecoh program antivirus,artinya virus ini selalu berusaha agar tidak dikenali oleh antivirus dengan cara selalu merubah rubah strukturnya setiap kali selesai menginfeksi file/program lain.
4.Virus File
Virus ini menginfeksi file file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi, baik itu file application (*.EXE),maupun *.COM biasanya juga hasil infeksi dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diserangnya.
5.Multi Partition Virus (Virus Hybrid)
Virus ini merupakan gabungan dari Virus Boot sector dan Virus file: artinya pekerjaan yang dilakukan berakibat dua, yaitu dia dapat menginfeksi file file *.EXE dan juga menginfeksi Boot Sector.
Syarat-syarat Kemampuan Yang Harus Dimiliki Virus Komputer :
Suatu aplikasi dikatakan sebagai Virus Komputer apabila telah memiliki 5 kemampuan dasar berikut:
1. Kemampuan mendapatkan informasi
2. Kemampuan memeriksa suatu program
3. Kemampuan menggandakan diri dan menulari file lain
4. Kemampuan melakukan manipulasi
5. Kemampuan untuk menyembunyikan diri
Adapun kemampuan tambahan yang biasa dimiliki oleh virus dan worm ialah:
6. Kemampuan untuk mengexploitasi suatu kelemahan pada system
7. Kemampuan untuk mempertahankan diri dari aplikasi-aplikasi pembasmi virus & worm.
Sasaran serangan virus :
* Registry
* System configuration utility
* Autoexec.bat dan win.ini
* Task manager
* Special directory
* Kloning dan icon
* Media penyebaran
* System restore
* Antivirus
Registry
5 kunci utama pada registry
HKEY_CLASSES_ROOT
HKEY_CURRENT_USER
HKEY_LOCAL_MACHINE
HKEY_USER
HKEY_CURRENT_CONFIG
System Configuration Utility
Dari MSCONFIG user biasa memeriksa file/aplikasi apa saja yang dijalankan otomatis ketika windows startup.
Dari MSCONFIG user bisa menghapus daftar aplikasi yang tidak diinginkan.
Dari sini pula user bisa dengan leluasa mengedit isi file win.ini, autoexec.bat, system.ini dan config.sys.
File Autoexec.bat dan win.ini
dengan sedikit memanipulasi isi kedua file tersebut, Virus bisa otomatis berjalan ketika windows booting. Kedua file diatas akan di proses ketika startup.
File Win.ini terletak di directory Windows
berisi beberapa konfigurasi yang mengatur OS, bisa menjalankan file tertentu secara otomatis dengan memodifikasi isi file win.ini.
Task Manager
Task Manager akan menampilkan aplikasi apa saja yang sedang berjalan baik yang secara background atau tidak.
Melalui Task Manager kita bisa menghentikan "secara paksa" program yang tidak kita inginkan.
Metodanya sendiri bermacam-macam. Ada yang otomatis mematikan fungsi mouse ketika Task Manager tebuka, ada pula yang langsung melakukan shutdown atau restart.
Special Directory
Ada 2 directory special yang sudah menjadi "langganan" worm dan Virus yaitu directory windows dan directory system.
Kedua directory ini memiliki keunikan tersendiri karena kemudahan pengesetan variabel ketika kita menulis kode program.
Kloning dan Icon
Sebelum Anda membuka dokumen apapun, pastikan dengan benar bahwa icon yang digunakan SESUAI sengan ekstensi file yang seharusnya. Banyak user yang lalai akan hal ini.
Biasakan untuk melihat properties file terlebih dahulu sebelum membukanya.
Media Penyebaran Virus :
* Disket dan Flashdisk
* Email
* Irc
* Website
Menggunakan Proxy Pada Browser
Kita coba memberikan sedikit tentang pemakaian proxy untuk Browsing kita.
biasanya kita kalo Browsing itu make IE (Internet Explore), MF (Mozilla Firefox), ato juga ada yang make Opera 9,
berikut kami coba berikan tips nya :
1. Internet Explorer :
1. Buka tools > internet options
2. Klik tab Connection trus klik LAN Settings
3. Pada bagian proxy server, isi centang pada “use a proxy..”
4. Pada box address masukan IP proxy, pada box port masukan portnya
5. Centang juga bagian “by pass..”
6. klik OK
2. Mozilla Firefox versi 2:
1. Buka tools > options
2. Bagian advance, klik tab Network
3. Bagian Connection, klik Setting di sebelah kanan
4. Kemudian pilih manual proxy configurations
5. Pada bagian HTTP proxy, masukkan IP proxy dan portnya
6. klik OK
3. Opera 9 :
1. Buka tools > preferences
2. Pilih tab advance
3. Pilih Network di bagian kiri, kemudian klik proxy server dibagian kanan
4. Centangi bagian HTTP kemudian masukkan IP proxy dan portnya
5. Klik OK
kalo untuk mencari Proxy2 yang teman2 butuhkan, bisa teman² cari di paman GOOGLE, cari aja make Key PROXY gitu. :)
Selamat Mencoba yach,,, semoga berhasil ;)
Membuat Autorun ANtivirus di FLash Disk
Flash disk merupakan sebuah removable media yang sangat bagus, karena disamping praktis alat ini juga sangat portable. Namun pasti disamping memiliki sisi baiknya, alat ini juga memiliki kekurangan. USB/UFD merupakan alat bagi virus dan kawan-kawannya untuk menyebarkan dirinya, karena jika teman-teman mecolokkan USB teman-teman ke sebauh kompi yang sudah terinfeksi sebuah virus, maka dengan sendirinya virus tersebut akan menanamkan sebauh bibit virus ke dalam USB teman-teman yang akan segera berjalan ketika pertama kali dicolokkan lagi ke komputer yang lain.
Pertama teman-teman harus mempersiapkan antivirus yang akan teman-teman gunakan di dalam USB teman-teman. Tapidiusahakan yagn size kecil ya, supaya kinerja USB nya gak dipengaruhi, contohnya pcmav, ansav dan laen-laen, saya biasa menggunakan Portableav (download aja dari paman Google make key word “download : portableav” / tanpa tanda “). Nah,, setelah kita dapat, simpan aja di FD kita (ingat!!! jangan dimasukin ke Folder yach,,,di root FD kita ajah,,, :) ). Berikutnya, ikutin aja langkah-langkah di bawah ini :
1. Ketik di notepad mantera berikut:
[AutoRun]
open=namaantivirus.exe
shellexecute=namaantivirus.exe
shell\Scan pakai Armen antivirus!!!\command=namaantivirus.exe
shell=Scan pakai Armen antivirus!!!
(NB : karena saya make Portableav, maka “namaantivirus” ganti jadi “portableav”)
2. Simpan dengan nama “autorun.inf”(tanpa “) di FD kita
Selesai,, Anti virus sudah autorun di FD kita :D
kalau mau scan virus tinggal double click aja tuh drive FD kita.
kalau kita klik kanan drive FDnya, bakalan ada tambahan kata di atas kata
AUTOPLAY.
Scan PAKAI ARMEN ANTIVIRUS!!!
kalau mau di ubah ya kita tinggal ganti aja kata-kata yang ada di dalam script.
shell\kata-kata_anda\command=namaantivirus.exe
shell=kata-kata_anda
3. Cara membuka FD nya
gak mungkin lah gak pada tau…tinggal klik kanan aja trus cari open…!
Kadang ada sebagian orang yang malu kalau di FD nya ada Autorunnya, kalau memang malu, tinggal buat aja filenya jadi hidden.
caranya…??? /media/TDY296/TIPS N TRIK/install printer di Ubuntu.txt
buka RUN dari start menu
terus ketik cmd
masuk ke dalam drive FD (kalau saya sih di drive H:)
Setelah keluar H:\> , maka tuliskan saja command ini “attrib +h +s namaantivirus.exe“, ini untuk nyembunyikan antivirusnya, kalau mau sembunyikan file autorun nya, tinggal kasi command “attrib +h +s autorun.inf“. Contohnya yach,,, :
H:\>attrib +h +s namaantivirus.exe
H:\>attrib +h +s autorun.inf
Selamat Mencoba saudaraku, semoga bermanfaat :)
Catatan : FD = Flash Disk (nanti ada pulak yang bingung :) )
Armen
